Reksadana: Investasi A3M (Aman, Menguntungkan, Mudah & Murah)

REKSADANA: INVESTASI AMAN, MENGUNTUNGKAN, MUDAH & MURAH (A3M)

Agustus 5, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Ke manakah masyarakat akan berinvestasi? Begitulah pertanyaan masyarakat yang timbul sekarang ini. Hendak menaruh dana di deposito, bunga yang ditawarkan sangat rendah, jauh di bawah tingkat inflasi. Hendak menaruh dana di lembaga yang menawarkan hasil yang tinggi, keamanan dana tidak terjamin. Apalagi akhir-akhir ini begitu banyak “investasi bodong” yang ditawarkan kepada masyarakat, baik perusahaan dalam negri maupun luar negri. . Iming-iming return yang ditawarkan sangat menggiurkan masyarakat., jauh di atas tingkat inflasi. Tidak heran semua kalangan masyarakat tertipu, berpendidikan tinggi atau rendah, kaya atau miskin, tua atau muda.

Anda tidak perlu khawatir atau bingung. Sekarang telah ada reksadana sebagai alternatif investasi yang Aman, Menguntungkan,Mudah dan Murah (A3M). Reksadana adalah suatu kegiatan pengumpulan dana oleh suatu perusahaan. Selanjutnya perusahaan mempergunakan dana yang terkumpul untuk membeli surat berharga yaitu saham, obligasi (surat hutang). Dari kegiatan perusahaan membeli dan menjual surat berharga, perusahaan dapat memperoleh keuntungan. Keuntungan inilah yang nantinya akan dibagikan kepada investor (pembeli reksadana).

Berinvestasi di reksadana tergolong aman karena beberapa alasan yaitu transparansi (keterbukaan), penyimpanan dana pada pihak ketiga (bank kustodian), perijinan dari pemerintah. Transparansi mencakup adanya prospektus pada saat calon investor hendak berinvestasi. Melalui prospektus ini calon investor dapat mempelajari antara lain cara berinvestasi, risiko berinvestasi, ke mana manajer investasi menempatkan dananya, biaya dan keuntungan investasi. Juga setiap bulan investor akan mendapatkan laporan (fact sheet) mengenai kemajuan (naik atau turunnya) dana milik investor yang dikelola manajer investasi. Selain itu investor dapat membaca NAB harian melalui beberapa koran, misal Bisnis Indonesia, Kompas atau browsing langsung ke website manajer investasi anda.

Selanjutnya dana milik investor tidak disimpan oleh manajer investasi tetapi pada bank custodian (penyimpan) yang ditunjuk oleh manajer investasi. Kebijaksanaan ini bertujuan untuk mencegah manajer investasi melarikan dana milik para nasabahnya sebagaimana perusahaan investasi bodong.

Manajer investasi yang hendak menerbitkan reksadana harus memiliki ijin dari pihak pemerintah dalam hal ini Bapepam-LK (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan). Dalam hal ini berarti adanya peranan dari pemerintah untuk memantau aktivitas manajer investasi. Ketentuan ini juga menjamin kualitas manajer investasi dalam mengelola dana.

Menguntungkan: keuntungan yang ditawarkan lebih tingi daripada deposito atau instrument lainnya, bebas pajak (untuk reksadana tertentu). Reksadana dapat memberikan keuntungan lebih tinggi daripada deposito atau investasi saham atau obligasi karena adanya prinsip diversifikasi. Diversifikasi berarti dana yang ada tidak ditempatkan dalam 1 instrumen investasi. Akan tetapi dana ditempatkan dalam beberapa instrument investasi dengan tingkat risiko dan keuntungan yang berbeda untuk mendapatkan keuntungan yang optimal.

Sebagai contoh (ilustrasi diambil dari artikel berjudul “Mengenal Investasi Reksa Dana” yang dimuat di Sinar Harapan tanggal 19 Januari 2007). Misal: anda memiliki dana sebesar Rp 250.000.000,- Alternatif pertama anda menanamkan seluruh dana tersebut pada deposito yang berbunga sebesar 7% selama 25 tahun. Dana tersebut akan berkembang menjadi sebesar Rp 1.350.000.000.

Alternatif kedua anda membagi Rp 250.000.000 secara rata (masing-masing Rp 50.000.000) ke beberapa instrument investasi sebagai berikut:

Instrumen investasi
1) Membeli undian sebesar Rp 50.000.000
Anda gagal memperoleh hasil dan kehilangan seluruh uang anda. Nilai Rp 0
2)Menaruh uang di bawah bantal sebesar Rp 50.000.000
Dana anda tidak berkembang, tetap seperti semula.
Nilai Rp 50.000.000,-
3)Menaruh Rp 50.000.000 di tabungan dengan bunga 5% per tahun
Setelah 25 tahun dana berkembang menjadi Rp 169.000.000,-
4)

Menempatkan Rp 50.000.000 di deposito dengan bunga 7% per tahun
Setelah 25 tahun dana berkembang menjadi Rp 271.000.000,-
5)Membeli sahan dengan tingkat keuntungan 14%/tahun
Setelah 25 tahun dana berkembang menjadi Rp 1.320.000.000,-
Total hasil yang terkumpul Rp 1,810,000,000

Untuk reksadana yang menempatkan dananya pada obligasi (reksadana pendapatan tetap), investor akan mendapatkan hasil keuntungan bebas pajak (bandingkan dengan deposito atau tabungan yang terkena pajak final sebesar 20%). Ketentuan ini berlaku untuk reksadana yang berumur di bawah 5 tahun. Karena itu untuk menghindari pajak untuk reksadana yang telah berumur 5 tahun ini beberapa manajer investasi merubah nama reksadananya.

Mudah Investasi anda dikelola oleh manajer investasi yang professional (mempunyai sertifikasi) dan berpengalaman. Anda tidak dipusingkan oleh “permainan jual dan beli di bursa”. Anda tidak perlu menyediakan banyak waktu untuk berinvestasi. Anda hanya perlu memonitor investasi anda bulanan dan membaca berita perkembangan reksadana untuk mengambil keputusan yang tepat atas investasi anda. Untuk berinvestasi awal pun cukup mudah, anda hanya perlu menghubungi manajer investasi atau agen penjualnya. Bahkan sekarang sudah ada pembelian secara online.

Murah. Minimum penyertaan dana pada reksadana (Rp 50.000 untuk reksadana tertentu) lebih rendah dibandingkan deposito (minimal jutaan, misal Rp 8.000.000) atau obligasi (minimal ratusan juta) atau saham (minimal jutaan, adanya ketentuan pembelian saham sebesar 500 lot @ 500 saham). Dengan dana yang rendah ini, anda dapat menyisihkan sebagian kecil dari penghasilan anda untuk berinvestasi.

Kategori: Seputar Reksadana

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Tinggalkan sebuah Komentar